oleh

Gempa Banten merusak 36 rumah di Lebak

Lebak – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mencatat 36 rumah dan sekolah di kawasan itu rusak akibat gempa berkekuatan 6,6 SR pada Rabu (14/1/2020) pukul 16.05 WIB.

“Dari 36 rumah itu di antaranya 11 unit rumah rusak berat, 21 unit rumah ringan, dan tiga unit sekolah rusak sedang,” kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Lebak Agus Riza Faizal di Lebak, Jumat, dilansir beritasatu.com.

BPBD Lebak hingga saat ini masih melakukan pendataan korban gempa karena tidak tertutup kemungkinan banyak kerusakan tempat tinggal masyarakat.

Baca Juga  PERADI PROFESIONAL Hadir Bukan Sebagai Tandingan Tetapi Menjawab Tantangan Nyata Dunia Hukum Indonesia

Ia mengatakan petugas dan relawan terus melakukan pemantauan di lapangan termasuk menerima laporan dari desa dan kecamatan terkait dengan dampak gempa tersebut.

Rumah dan sekolah yang rusak itu tersebar di 15 kecamatan.

Hingga saat ini, pihaknya belum menerima laporan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.Gempa Banten Rusak 36 Rumah di Lebak

“Kami terus bekerja hingga pagi untuk menerima laporan kerusakan rumah akibat gempa tektonik itu,” katanya.

Baca Juga  SMSI, LBH dan Forum Pemred Siber Rapat Bersama Siapkan Rapimnas 2022

Gempa magnitudo 6,6 berpusat di lokasi 7,01 LS,105,26 BT atau 52 km barat daya Sumur, Provinsi Banten dengan kedalaman 10 km.

Berdasarkan informasi dari BMKG, katanya, gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Masyarakat Kabupaten Lebak merasakan getaran cukup besar sehingga berhamburan keluar rumah.

“Kami kini menyediakan logistik untuk menyalurkan bantuan bagi warga yang terdampak gempa,” katanya.(*/cr2)

Baca Juga  Younky Soewarno Wafat, Musisi Ungkap Duka Mendalam

News Feed