Cecolin, vaksin HPV pertama yang dikembangkan Tiongkok telah mendapat prakualifikasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Seperti dilaporkan Xinhua, Minggu (17/10/2021), tahapan ini menunjukkan bahwa WHO telah memberikan vaksin tersebut stempel persetujuan dalam hal keamanan dan kemanjuran.
Dengan prakualifikasi WHO itu, Cecolin kini dapat digunakan badan-badan pengadaan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).
Dikembangkan bersama oleh Universitas Xiamen dan Xiamen Innovax Biotech Co., Ltd., Cecolin menjadikan Tiongkok sebagai negara ketiga di dunia yang mencapai pasokan vaksin kanker serviks independen setelah Amerika Serikat dan Inggris.
“Dengan kualitas tinggi dan harga murah, vaksin ini diharapkan dapat bermanfaat bagi lebih banyak wanita di seluruh dunia, terutama di negara-negara berkembang, setelah mendapatkan prakualifikasi WHO,” kata Zhang Jun, seorang peneliti di universitas dan salah satu anggota terkemuka dari tim peneliti vaksin.
Saat ini, beberapa tempat di provinsi Fujian, Jiangxi, Sichuan dan Shandong Tiongkok telah memasukkan vaksin HPV ke dalam program vaksinasi gratis atau melakukan kampanye vaksinasi gratis untuk anak perempuan berusia sembilan hingga 14 tahun. (*/cr2)
Sumber: beritasatu.com










